TE-27-05

TE-27-05 STT Telkom Bandung, Indonesia.

03 August 2006

Do Fun Go Mad (Dufan Till mabok)

Sejarah telah berhasil di ukir pada tanggal 1 agustus 2006 kemarin
Sebuah keluarga kecil bahagia berhasil menaklukan dufan
walau saat itu jakarta sedang dilanda isu Tsunami

Mereka adalah
Andhika sebagai sang Ayah,Melinda sebagai sang ibu(merangkap supir)
Nurmila sebagai anak pertama , Astri sebagai anak diluar nikah.
Yenni sebagai sang nenek dan pengasuhnya yang bernama Mona (bukan anak TE05, kita nemu dijalan).

Pukul 10.30 berangkat dari semanggi menggunakan mobil Melinda. kita ber-4 sempet bingung,
lewat mana ya mau ke dufan? untungnya Andhika bawa kompas, jadi kita tinggal mengikuti arah utara
menuju pantai ancol...
selanjutnya (klik more)

tidak terasa perjalanan 1 jam ke Dufan dilalui dengan cukup singkat
kami pun mencari tempat parkir, melinda memilih tempat yang deket ama pantai.
selain pemandangannya indah, cuma di situ yang parkirnya rame. kan gawat kalo
parkir sendirian.

Di pintu gerbang depan, nenek Yenni sudah menunggu bersama pengasuhnya.
dia ga bareng berangkatnya ama kita ber-4, soalnya tadi nenek Yenni
ke Dufan bareng rombongan dari panti jompo. katanya sih, kalo rombongan
gitu, apalagi dari panti jompo bisa di kasih diskon 20%.

Jam 11.30 Officially masuk Dufan.
bingung..apa dulu ya wahana yg dinaekin
pertama sih tadinya mau kicir - kicir, tapi kata Tante Adela (yang ga jadi ikut
karena mencret-mencret) kalo udah naek kicir-kicir permainan lain jagi ga berasa.
setelah melalui musyawarah mUfakat, diputuskan permainan pertama adalah Niagara.
inilah awal bencana buat Andhika, pas naik niagara duduknya paling depan.
Alhasil efek samping sesudah naek niagara adalah jantung berdetak lebih
kencang seperti genderang mau perang (gejala darah tinggi).

Sesudah niagara masuk rumah miring...
lumayan santai, didalem bisa foto-foto.
nyari lagi wahana yang deket,cuma ada jetcoaster.lumayan lah..
buat pemanasan sebelum Halilintar.

Kami pun mendengar suara sorak sorai yang cukup keras.
di sebelah barat kami, terlihatlah Perahu Sangat besar. KORA - KORA
Sepakat naik wahana itu. Mungkin ini hari sial buat Andhika.
Efek Samping Kora-kora adalah darah mengalir lebih cepat dari ujung kaki
ke ujung kepala (gejala penyakit jantung).
Daripada pembuluh darah Andhika pecah kalo naek wahana yang berat-berat dulu.
kami ke wahana bom-bom car, lumayan melepas stress dengan nabrak-nabrakin mobil.

jam 12.30 Istirahat, Shalat, Makan.
30 menit kemudian, petualangan kami di Dufan dilanjutkan
Simulator, tujuan selanjutnya.
ga begitu seru sih, cuma kursi di goyang-goyangin terus di depan kita ada layar gede banget. that's all
kata mila sih, ini wahana buat ngecilin perut.

mencari wahana yang menguji nyali dan nyawa. dipilih ontang - anting.
kecewa juga, ga seru banget wahananya, cuma di puter-puter doang kita.
cuma nambah pusing. Andhika mulai mual - mual abis naik wahana ini.
tanggung mau muntah,diputuskan naik Halilintar(muntah-muntah deh)
Astri yang pertama kali naik Halilintar tegang banget.takut jatuh katanya.
padahal mah,halilintar itu cuma permainan selama 15 detik yang tidak menantang (kalo mata kita merem).
Efek samping Halilintar, Andhika tambah mual, tapi belum bisa muntah. Astri cuma ketawa - ketawa aja
dia bilang "cuma gitu doang halilintar?".

Jakarta mulai panas banget.
kalo maen yang basah-basahan kayanya seger deh. Arung Jeram lah tujuan kami selanjutnya.
Setelah selama 2 menit terombang ambing di sungai buatan, dengan semburan air dimana-mana.
telihatlah siapa yang paling basah,Astri (keliatan yang ga pernah mandi)
yang kering banget, bahkan kakinya aja kering. Nurmila (bahkan air pun takut ama preman).

wahana yang deket-deket arung jeram. cuma ada Perang Bintang. kata mila sih itu wahana paling garing.
didalemnya kita cuma nembak - nembak ga jelas doang.emang bener sih garing, apalagi suara tembakannya
"qyup..qyup...qyup" masa tiap nembak ada suara kaya gitu.

Bosen dengan permainan gitu-gitu aja, cobain permainan yang agak 'berbeda'.
Pontang-panting. awal - awal sih terkesan biasa aja. tapi pas pak penjaga nya ngedenger
mila ngomong "idih, cuma gini doang?"
Putaran di percepat, perut serasa di kocok-kocok.kepala di puter-puter.(terdengar sayup-sayup lagu atjep-atjep).
efek samping setelah Pontang-panting, Andhika muka mulai pucat, bibir kebiru-biruan, lidah kelu (gejala mau pingsan).
bahkan mila ama melinda yang dari tadi sehat, langsung pusing -pusing.

jam 16.00..please dong istirahat. bisa pingsan Andhika kalo langsung naik wahana lagi.
setelah menata hati dan mental. kami siap menuju wahana yang dianggap paling berat. yaitu kicir-kicir.
tidak semua orang mau naik ini. Mila menolak, soalnya dulu pernah sekali tapi malemnya langsung
ga bisa tidur.Astri juga ga mau, takut jatuh (kurus sih).
akhirnya cuma,Andhika, Melinda, ama Yenni.
Efek samping setelah naik kicir - kicir, ga bisa ngomong apa-apa, wajah pucat. muntah?? so pasti!!

Sore itu dufan mulai sepi,wahana-wahana yang berat sudah kita jalanin.
maunya sih yang santai-santai. pertama ke rumah boneka. di dalem foto-foto.liat-liat boneka yang lucu-lucu
sekaligus nyeremin kalo diliatin terus.
bonekanya banyak banget, mewakili adat istiadat di seluruh dunia. dari mulai Indonesia, asia, amerika, eropa
bahkan afrika pun ada. keluar dari rumah boneka, mila protes. "dari daerah saya ko ga ada?"
saya pikir, masa boneka selucu itu mau dipake baju preman terus dikasih golok ato belati. hehehe

Bianglala wahana terakhir untuk hari itu.
Wahana paling tinggi di dufan. angin menerpa wajah kami ketika tiba di puncak.
seluruh kawasan wisata ancol terlihat dari atas sini.

Terlahirlah suatu untaian kata indah, melukiskan suasana sore itu.

Ombak laut jawa
berkejaran dengan riang
terpecah belah
karena batu karang di pantai
menyisakan suara deru yang memburu
ditemani nyiur melambai
disinari mentari fajar
yang mengintip nakal antara laut
dan langit
seolah mencipatkan guratan garis tiada bertepi

"buah karya : Andhika"

lelah, capek, pusing, mual, perut kosong, aghh.semuanya ada deh.
jam 18.00 sepakat pulang. nenek yenni pulang bareng ama rombongan dari panti jompo.
kita ber-4 kembali ke mobil melinda.
sebelum pulang sempet juga foto-foto di pantai ancol.
dengan gaya erotis nan menggairahkan. bahkan ada satu foto
melinda yang mau dijadikan sampul majalah Playboy edisi ketiga.

waktu sudah menunjukkan pukul 18.30
saatnya, pulang. eh nyari makan dulu kita.
bingung juga di jakarta, nyari makan dimana. ga kaya di Bandung
yang bertebaran di pinggir jalan.
karena lapar yang sudah tidak terkira, kami berempat meluncur ke Plaza Semanggi.
ditemani iringan lagu dari Radja yang berjudul, "Benci Bilang Cinta"

jangan...benci bilang cinta
jangan...marah bilang sayang
jangan...mendustai hati bila engkau memang suka

jangan...kau merasa jauh
bila kau dekat dengan ku
jangan... kau menganggap cinta
mudah datang mudah pergi

daradam..daradah
daradam..daradah
daradam..daradah
ugh...oh yeahhh

(vocal :Ian 'dhika' Kaselek)

Mimpi apa Andhik semalam, dari tadi masuk Plaza diliatin ama tante - tante mulu.
susah jadi orang ganteng, tadinya sih si tante girang tadi mau dikasih no HP Adham, tapi
takut ga bukan selera kamu Dham.

setelah naik turun nyari tempat makan yang PeWe
setengah jam kita muter2 di plasa semanggi.
kami berempat makan di Es Teler 77.
Andhika sial lagi, mesen makanan yang sama sekali ga enak.
masa ayam goreng ga ada rasanya. hueekkkk...tapi karena lapar.
hajar aja bleh....

jam 21.00...hari sudah malam. sudah saatnya kita pulang.
Andhika dengan hina diusir dari mobil mel, padahal rencana mau nginep
dikosan mel ama astri. tapi kata mereka takut terjadi hal-hal yang
di inginkan.

begitulah sekelumit perjalanan kami ke Dufan. bisa menjadi bahan pemikiran
buat anak2 Te2705 yang lain, bahwa ke Dufan pasti lebih rame kalo
banyakan.
bener ga sodara - sodara??

Hasil dari dufan :
-Andhika, sudah merasa bertambah tua.terakhir ke dufan umur 17 thn.
dan dulu ga ada kejadian muntah walau di bantai ama Kora-kora dan kicir-kicir
-Melinda, paginya mual-mual. dan meminta pertanggung jawaban dari Andhika.
Andhika bingung, kapan di berbuat hal-hal senonoh pada melinda. waktu di halilintar
ato di Jetcoaster. padahal kan waktu itu sedang kecepatan tinggi. mungkin kalo adrenalin
naik libido bisa naik juga ya?hehehehe...(om om di telkomsel kali mel)
-Astri, tambah kurus, rambut tambah lebat (kepinggir),jadi berani naik halilintar
besok nya ga masuk kantor, karena pegel2.
-Nurmila. Bisa mabok juga preman yang satu ini.perut tambah kecil hasil dari simulator.
besok ga masuk kantor juga, terserang encok pegel linu.
-Yenni, serasa muda kembali. jadi teringat kenangan masa muda dulu bersama kakek Parmin.hihihi

nb:-ke hari senin ke Sea World yuuu....!!!
-Video klip benci bilang cinta versi ian kaselek bisa di dapat di melinda.

* originally posted by Andhika

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home